REZEKI SUDAH DIJAMIN ALLAH, BUAT APA LAGI IKUT MENABUNG? ๐
Sering ada yg berpendapat "Saya tidak perlu ikut menabung. Allah sudah menjamin rezeki hambaNya. Jika suatu saat saya meninggal Insya Allah anak dan istri saya tetap tercukupi kebutuhannya."
Pernyataan di atas memang benar tapi bukan berarti tidak ada salahnya. Dalam Al-Qur'an dan Hadist menjelaskan bahwa setiap makhluk sudah dijamin rezekinya oleh Allah.
Allah berfirman "Dan tidak ada satu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yg memberi rezekinya." (QS. Huud: 6)
Rasulullah juga bersabda "Kalaulah anak adam lari dari rezekinya sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya." (HR. Ibnu Hibban)
Tapi bukankah kita manusia harus TETAP BERUSAHA MAKSIMAL dan tidak hanya pasrah menunggu nasib? .....
"Jika ada Allah pemberi rezeki, lalu untuk apa Anda masih bekerja demi mendapatkan sejumlah uang?"
"Jika ada Allah yg menyembuhkan, lalu untuk apa Anda berobat ke dokter?"
"Jika Allah telah menjamin Nabi Muhammad akan dimasukkan ke dalam surga, mengapa Nabi setiap harinya tetap beristighfar sebanyak-banyaknya demi mendapatkan pengampunan Allah??
Hal ini menunjukkan bahwa kita harus senantiasa IKHTIAR MAKSIMAL bukan hanya sekedar berdiam diri TANPA berusaha yg seharusnya.
Sahabat hebatku, ....
BerUsaha & menabung bukan berarti kita tidak beriman kepada Allah, melainkan kita MENYEMPURNAKAN IKHTIAR kita dalam mempersiapkan diri secara KEUANGAN menghadapi kebutuhan tidak terduga di Masa Depan..
Salam bahagia ๐sukses mulia Fantastic4Team
#BisnisMenabungCerdas
#cicilMasaDepan
www.tugumandiri.com
www.tmin4link.com
TEMPAT TERBAIK UNTUK PERSIAPAN DANA PENSIUN NON PNS DAN DANA PENDIDIKAN ANAK DENGAN MODAL YANG BISA DI CICIL
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Kesaksian yg sangat luar biasa dari seorang Mark Zuckerberg (pendiri Facebook) MARK ZUCKERBERG & PRISCILLA CHAN 1. Mengapa saya...
-
REWARD TERMUDAH DAN TERCEPAT YANG PERNAH ADA........ MAU?? Bukti nyata bahwa Tugu Mandiri selalu berorientasi pada kepentingan mitra yang ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar