5 Resep Jitu Agar Ibu Rumah Tangga Bisa Menabung

5 Resep Jitu Agar Ibu Rumah Tangga Bisa Menabung 


TEMPO.COJakarta - Siapa bilang menjadi ibu rumah tangga itu gampang? Pendapat itu salah besar. Menjadi ibu rumah tangga bukan hanya harus mengurus anak, tapi juga memiliki kemampuan mengatur keuangan rumah tangga.

Sebagai ibu rumah tangga, Anda mesti memastikan kalau gaji pasangan cukup untuk semua keperluan rumah tangga, mulai kebutuhan pangan, sandang, uang sekolah anak, asuransi, iuran ini-itu, hingga cicilan kredit rumah dan mobil.

Kalau gaji suami kecil, alamat mengatur keuangan rumah tangga menjadi lebih tricky. Bisa-bisa semua dana dipakai untuk kebutuhan dan tidak bisa menabung. Nah, untuk itu, para ibu diharuskan lebih cerdik dan cerdas menyimpan uang untuk tabungan.

Tidak mungkin? Silakan simak lima cara menabung untuk ibu rumah tangga. Siapa tahu salah satu tip ini cocok untuk Anda.

1. Sisihkan dana dari uang belanja

Cara ini paling sering dilakukan ibu rumah tangga. Sebab, dianggap strategi termudah. Cukup menyisihkan jumlah tertentu dalam uang belanja harian, kamu sudah bisa menghemat. Uang yang berhasil disisihkan bisa dimasukkan ke tabungan atau celengan.

Bayangkan bila setiap hari Anda bisa menyisihkan Rp 10 ribu dari uang belanja, dalam waktu sebulan, jumlah uang yang disisihkan tersebut mencapai Rp 300 ribu. Lumayan, kan?

2. Ikut arisan

Dengan menjadi anggota arisan, mau tidak mau Anda harus menyisihkan uang untuk membayarnya. Ketika mendapat arisan, uang itu cukup lumayan untuk ditabung atau jaga-jaga kalau ada kebutuhan mendadak.


Selain untuk menabung, dengan ikut arisan, Anda bisa menambah teman dari berbagai golongan dan menjaga silaturahmi. Sebab, anggota arisan harus kumpul sebulan sekali. Bukankah ada pepatah kalau silaturahmi itu mendatangkan rezeki?

3. Jangan sepelekan koin

Saat berbelanja, kita sering mendapatkan kembalian dalam bentuk koin.  Jangan sepelekan uang koin yang didapat. Meski nilainya kecil, bila terus dikumpulkan, jumlahnya akan besar. Koin-koin ini bisa ditukarkan ke supermarket atau Bank Indonesia dengan pecahan uang yang lebih besar.

4. Belanja lebih murah

Maksud belanja lebih murah bukan berarti mencari bahan-bahan yang berkualitas buruk. Justru  yang harus dilakukan adalah mencari barang bagus dengan harga yang murah.

Misalnya Anda terbiasa berbelanja di supermarket untuk membeli sayur dan ikan. Kenapa tidak mencoba belanja di pasar tradisional untuk mendapatkan sayur dan ikan dengan harga yang lebih murah? Selisih uang yang seharusnya dipakai bisa ditabung.

5. Menghemat dari pengeluaran tak perlu

Selain empat cara di atas, Anda juga bisa menabung dari uang penghematan listrik, pulsa telepon, dan air. Yup, perlu diakui, pengeluaran tiga hal tadi sangat besar.  Kalau penggunaan air, listrik, dan pulsa telepon bisa dikelola dengan baik alias tidak boros, Anda tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk ketiga hal tadi. Uangnya pun bisa ditabung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar